All Posts
Kegiatan
5
min read
[Liputan] Peluncuran Laporan Dan Diskusi Menilai Dampak COVID-19 Terhadap Gender Dan Pencapaian Tujuan-Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Di Indonesia
Penulis
Icha
Diterbitkan pada
23 Okt 2020
Peluncuran laporan survei “Menilai Dampak COVID-19 terhadap Gender dan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia (SDGs)” oleh UNWomen, bekerjasama dengan IndosatOoredoo pada Jumat, 23 Oktober 2020 melalui Zoom memaparkan tidak hanya ketimpangan sosial ekonomi yang dialami kelompok rentan namun juga jurang lebar pada ketidaksetaraan gender yang diperparah oleh pandemi Covid-19.
Sara Duerto-Valero (Regional advisor on gender statistics for Asia and the Pacific, UN Women) dan Cecilia Tinonin (Gender Statistics Specialist, UN Women) mengungkap bagaimana Covid-19 berpotensi mempertaruhkan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan bagi perempuan dan anak perempuan di Indonesia.
Penemuan diantaranya sebanyak 82% Perempuan Indonesia, yang sebagian besar bergantung pada pendapatan dari usaha keluarga, mengalami pengurangan pendapatan yang cukup besar. Hal serupa dialami oleh laki-laki Indonesia, meski 80% dari mereka masih mendapatkan keuntungan dari sumber pendapatan yang lebih luas. Penutupan sekolah sebagai langkah pencegahan Covid-19 membuat 39 % perempuan Indonesia cenderung mengambil alih tugas mengajar, membimbing dan melatih anak-anak dan 29% laki-laki Indonesia melakukan tugas tersebut. Dan sejumlah 36% perempuan pekerja informal harus mengurangi waktu kerja berbayar mereka, dibandingkan dengan 30% laki-laki pekerja informal.
Gamblangnya, ketidakseimbangan dampak pandemi yang dialami perempuan harus menjadi perhatian dan acuan dalam menentukan kebijakan selanjutnya. Menurut Mike Verawati dari Koalisi Perempuan, “situasi yang disampaikan oleh pemapar survei tidak jauh berbeda dengan apa yang dilihat oleh koalisi di Indonesia.” Selain itu, penting adanya data yang komprehensif menurut Jamshed Kazi, UN Women Representative for Indonesia and Liaison to ASEAN adalah untuk memenuhi kebutuhan perempuan dan anak perempuan, serta dalam mempromosikan upaya pemulihan yang cepat.
Laporan lengkap PBB Mengungkap Dampak Berar pada Perempuan dan Anak Perempuan yang Tertinggal Selama COVID-19 dapat diunduh melalui link berikut: https://data.unwomen.org/publications/counting-costs-covid-19-assessing-impact-gender-and-achievement-sdgs-indonesia
Lainnya
5 min read
#KerjaAmanSamaKawan: Membangun Budaya Positif Gender
Diskusi bersama narasumber tentang pentingnya membangun budaya positif gender di tempat kerja. Inisiasi ini dianggap sebagai salah satu tolok ukur tempat kerja yang aman bagi semua kelompok.
Baca selengkapnya
Lainnya
5 min read
World Mental Health Day 2024: It is Time to Prioritize Mental Health in The Workplace, But How?
Diskusi bersama berbagai narasumber untuk membahas pentingnya memprioritaskan kesehatan mental di lingkungan kerja.
Baca selengkapnya
Lainnya
5 min read
Konsolidasi 16HAKTP Komnas Perempuan
Veryanto Sitohang, Ketua Subkom Parmar Komnas Perempuan menuturkan bahwa kampanye 16HAKTP di tahun 2022 dan 2023 berfokus pada edukasi masyarakat tentang UU TPKS yang baru disahkan.
Baca selengkapnya





