Saya Bukan Pelakor

Saya Bukan Pelakor

17th March 2018 0

Saya punya sahabat perempuan sejak SMA. Dia cerita kalo dia punya atasan yang sangat demanding-yang sayangnya dalam relasi personal. Sahabat saya bercerita bahwa ia sering diajak menemaninya ke suatu tempat (yang tidak ada hubungannya dengan kerja), bahkan hingga memintanya jadi istri keduanya. Saya trauma dan memutuskan untuk keluar kerja. Hingga saat ini, sahabat saya mengaku masih dikejar-kejar istri dari bosnya, dan mengutuknya “pelakor”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Stories

Antara Manggung dan ‘Hidup’

Jadi gue adalah seorang musisi perempuan yang cukup sering manggung sama band yang cukup terkenal…
Read more

Baby Talk

Kantor saya kedatangan seorang bos baru. Dia bapak-bapak yang mungkin kira-kira berusia 40 tahunan. Gue…
Read more

Nyaman di Tempat Kerja?

Aku, staff baru di salah satu NGO yang juga masih berstatus sebagai mahasiswa di salah…
Read more

Ogah Meeting Bareng

Saat ini gue megang proyek iklan di salah satu agensi yang cukup terkenal. Proyek ini…
Read more

Our Partners

IDC
sinarmas
we act for sdgs
scoop news asia
IBCWE