Serba-Serbi Serikat Buruh/Serikat Pekerja di Indonesia.

Serba Serbi Serikat Buruh Indonesia

Folks, siapa yang pernah atau sedang menjadi anggota serikat buruh/pekerja? Perjuangan kaum pekerja dalam menuntut hak dan kesejahteraan tentu tidak bisa dipisahkan dari peran serikatburuh, termasuk dalam melawan pelecehan seksual di tempat kerja. Simak fakta-fakta yang kami kumpulkan terkait serikat buruh di Indonesia.

Serikat buruh berdasarkan Undang-Undang Tenaga Kerja.
Berdasarkan Undang-undang Tenaga Kerja tahun 2003 no 17, serikat buruh/serikat pekerja merupakan organisasi yang dibentuk dari, oleh, dan untuk pekerja baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yang bersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab guna memperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentingan pekerja serta meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya.

 

  • Serikat buruh pertama di Jawa (Zaman Kolonial).
    Staatspoorwegen Bond (SS Bond) atau Serikat Personel Kereta Api Negara adalah Serikat Buruh pertama di Jawa, yang berdiri pada tahun 1905 di Bandung.

 

  • Serikat buruh dibungkam ORBA.
    Rezim Orde Baru melumpuhkan hampir semua organisasi buruh dengan berbagai alasan, salah satunya berdasarkan tuduhan atas keterlibatan pada percobaan kudeta, yang dikenal dengan G30S. SPSI (Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) adalah satu-satunya serikat buruh yang tetap dibolehkan ada.

 

  • Serikat buruh dan THR.
    THR yang kamu nikmati setiap tahun merupakan hasil kerja keras gerakan buruh yang mendesak pemerintah agar THR menjadi hak setiap pekerja. Adalah Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia (SOBSI), organisasi buruh terbesar pada masanya yang memimpin upaya tersebut sejak 1953. Meski dilumpuhkan oleh rezim Orde Baru, buah dari perjuangan mereka bisa kita nikmati sampai sekarang.

 

  • Penurunan angka serikat buruh dan anggotanya (dalam 10 tahun terakhir).
    Berdasarkan data dari Kemnaker, jumlah Serikat Buruh di Tahun 2007 mencapai 14.000 serikat dengan 3.4 juta anggota. Di tahun 2017, jumlahnya menurun hingga tersisa 7.000 serikat dengan 2.7 anggota.

 

  • Serikat buruh dan pelecehan seksual di tempat kerja.

 

  • Banyak serikat buruh yang juga giat berjuang melawan pelecehan seksual di tempat kerja.
    Film Angka Jadi Suara yang diluncurkan pada Mei 2017 membuka realita seputar pelecehan dan kekerasan seksual yang dialami buruh garmen. Film ini dibuat secara kolektif oleh Front Buruh Lintas Pabrik (FBLP) dan Partisipasi Indonesia, serta didukung oleh Perempuan Mahardika.

 

Aksi buruh perempuan pada Hari Buruh Internasional 2018 lalu juga diikuti oleh beberapa Serikat Buruh, diantaranya Federasi Buruh Lintas Pabrik, Serikat SINDIKASI, dan Serikat Pekerja Nasional (SPN) PT. Pancaprima EkaBrothers. Aksi buruh perempuan tersebut menuntut pemerintah untuk memberikan dukungan atas upaya penghentian kekerasan di dunia kerja, menuntut pemberi kerja agar tidak melakukan kekerasan terhadap buruh perempuan, juga meminta kepada semua pihak untuk turut serta menghentikan kekerasan pada buruh perempuan.

Add a comment

*Please complete all fields correctly

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya

Dukung Kami!

Dukung Never Okay Project dalam IndoRelawan Awards 2019!

Klik link di bawah ini, dan pilih Never Okay Project pada kategori Organisasi Komunitas.

 

VOTE NOW!

Terimakasih Sudah Mendukung Kami!