Perlindungan Hukum Terhadap Pelecehan Seksual di Negara-Negara Asia Tenggara

Setiap 2 tahun sekali, World Bank mempublikasikan laporan Woman, Business and the Law yang berisikan data-data mengenai hukum yang melindungi perempuan dari pelecehan seksual dan kekerasan di berbagai negara. Laporan ini juga mencakup ada tidaknya perlindungan hukum terhadap pelecehan seksual di tempat kerja, ada tidaknya hukuman pidana dalam kasus pelecehan seksual di tempat kerja. serta ada tidaknya ketentuan perihal kompensasi dalam proses pemulihan penyintas pelecehan seksual di tempat kerja.

Berdasarkan laporan Woman, Business and the Law tahun 2018, 10 dari 11 negara di Asia Tenggara sudah memiliki undang-undang atau ketentuan yang secara spesifik mengatur tentang pelecehan seksual. Indonesia adalah satu-satunya yang belum. Sementara itu, sebagaian besar negara-negara di Kawasan Asia Tenggara juga sudah mempunyai payung hukum terkait pelecehan seksual di tempat kerja. Lagi-lagi, Indonesia adalah 1 diantara 3 negara yang belum menyediakan perlindungan hukum terhadap pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja. 2 lainnya adalah Brunei Darussalam dan Myanmar.

Selain keberadaan dari undang-undang yang mengatur tentang pelecehan seksual di tempat kerja, laporan Woman, Business and the Law tahun 2018 juga menyoroti apakah masing-masing dari undang-undang tersebut sudah mencakup hukuman pidana bagi para pelaku. Faktanya ketentuan atas sanksi pidana seperti denda dan hukuman penjara tersebut hanya ada di Kamboja, Filipina, dan Thailand.

Hal lain yang tidak kalah penting, dan juga menjadi bagian dari laporan Woman, Business and the Law tahun 2018 adalah ketentuan solusi perdata terkait pelecehan seksual di tempat kerja. Pemulihan dan kompensasi bagi penyintas merupakan bagian dari perlindungan hukum dari 5 negara di Asia Tenggara, yakni Laos, Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

Folks, tampaknya ketika berbicara tentang perlindungan hukum terhadap pelecehan seksual, Indonesia masih jauh ketinggalan dibanding negara-negara tetangga. Bagaimana pendapatmu?

Add a comment

*Please complete all fields correctly

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Artikel Lainnya

Serba Serbi Serikat Buruh Indonesia

Dukung Kami!

Dukung Never Okay Project dalam IndoRelawan Awards 2019!

Klik link di bawah ini, dan pilih Never Okay Project pada kategori Organisasi Komunitas.

 

VOTE NOW!

Terimakasih Sudah Mendukung Kami!