Perlindungan Hukum Terhadap Pelecehan Seksual di Negara-Negara Asia Tenggara

Tech to combat sexual harrasment at workplace

Perlindungan Hukum Terhadap Pelecehan Seksual di Negara-Negara Asia Tenggara

13th September 2018 Infografis 0

Setiap 2 tahun sekali, World Bank mempublikasikan laporan Woman, Business and the Law yang berisikan data-data mengenai hukum yang melindungi perempuan dari pelecehan seksual dan kekerasan di berbagai negara. Laporan ini juga mencakup ada tidaknya perlindungan hukum terhadap pelecehan seksual di tempat kerja, ada tidaknya hukuman pidana dalam kasus pelecehan seksual di tempat kerja. serta ada tidaknya ketentuan perihal kompensasi dalam proses pemulihan penyintas pelecehan seksual di tempat kerja.

Berdasarkan laporan Woman, Business and the Law tahun 2018, 10 dari 11 negara di Asia Tenggara sudah memiliki undang-undang atau ketentuan yang secara spesifik mengatur tentang pelecehan seksual. Indonesia adalah satu-satunya yang belum. Sementara itu, sebagaian besar negara-negara di Kawasan Asia Tenggara juga sudah mempunyai payung hukum terkait pelecehan seksual di tempat kerja. Lagi-lagi, Indonesia adalah 1 diantara 3 negara yang belum menyediakan perlindungan hukum terhadap pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja. 2 lainnya adalah Brunei Darussalam dan Myanmar.

Selain keberadaan dari undang-undang yang mengatur tentang pelecehan seksual di tempat kerja, laporan Woman, Business and the Law tahun 2018 juga menyoroti apakah masing-masing dari undang-undang tersebut sudah mencakup hukuman pidana bagi para pelaku. Faktanya ketentuan atas sanksi pidana seperti denda dan hukuman penjara tersebut hanya ada di Kamboja, Filipina, dan Thailand.

Hal lain yang tidak kalah penting, dan juga menjadi bagian dari laporan Woman, Business and the Law tahun 2018 adalah ketentuan solusi perdata terkait pelecehan seksual di tempat kerja. Pemulihan dan kompensasi bagi penyintas merupakan bagian dari perlindungan hukum dari 5 negara di Asia Tenggara, yakni Laos, Filipina, Vietnam, Malaysia, dan Singapura.

Folks, tampaknya ketika berbicara tentang perlindungan hukum terhadap pelecehan seksual, Indonesia masih jauh ketinggalan dibanding negara-negara tetangga. Bagaimana pendapatmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Stories

Direndahkan Karena Saya Perempuan

Saya sedang mengerjakan proyek tempat kerja utama untuk sebuah perusahaan yang cukup besar. Perusahaan saya…
Read more

Entah

Kerja diusia yang masih sangat muda,membuatku disepelekan. Apa mungkin rekan kerjaku berpikir aku “gampang” karena…
Read more

Cologne

Sexual assault trauma lasts long after the initial shock. I was sexually assaulted when i…
Read more

Dear Parents: Yes, You’re All Responsible

“Tasha, peluk Kevin dong,” My Mother said to me as my Uncle held a camera…
Read more

Our Partners

IDC
sinarmas
we act for sdgs
scoop news asia
IBCWE