Tolong Istriku dan Yang Lainnya

Ini cerita tentang istriku, bukan aku. Istriku bekerja di sebuah distributor farmasi sebagai Accountant. Dia seringkali berinteraksi dengan team salesman seputar keuangan. Suatu hari, pernah ada salesman melontarkan sex jokes kepadanya; “Duh, badanmu makin sexy aja sih, makin kenceng makin bikin nafsu” begitu kata seorang salesman kepadanya.

Si salesman ini memang terkenal dengan jokes nya yang seringkali inappropriate kepada banyak orang. Lalu dibantah oleh istriku, “eh tau gak, omonganmu itu termasuk pelecehan seksual lho, kalau istrimu yang jadi bahan bercandaan seperti itu terus gimana? Atau anakmu yang nanti akan seringkali menjadi bahan gimana??!! Jaga mulut itu kalau ngomong, jangan kurang ajar!”, tapi dibantah juga oleh salesman tersebut “orang kita nggak megang kok dibilang pelecehan seksual” sambil berjalan pergi.

Dan sayangnya, di perusahaannya tidak ada sosok leader yang bisa benar-benar mengcover masalah tersebut. Dan parahnya lagi di dunia kerja seringkali terjadi normalisasi terkait pelecehan seksual secara verbal. Aku pun sebagai suaminya tidak bisa berbuat apa-apa, karena istriku takut jika nanti tindakanku malah menjadi tindakan kriminal. Sepertinya ceritaku ini cukup menggambarkan situasi kerja di kantor istriku. Akan menjadi luar biasa jika ada edukasi dari team Never Okay yang juga menjangkau perusahaan distributor farmasi tersebut. Terimakasih.

 

Diceritakan oleh El

Kirim Komentar

*Please complete all fields correctly

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Cerita Lainnya