10 Cara Perusahaan Mengakhiri Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja

Tech to combat sexual harrasment at workplace

10 Cara Perusahaan Mengakhiri Pelecehan Seksual Di Tempat Kerja

13th August 2018 Infografis 0

Untuk mengakhiri pelecehan seksual di tempat kerja, perlu ada komitmen yang datangnya bukan hanya dari para pekerja, tetapi juga pihak pemberi kerja, umumnya perusahaan. Apa yang harus pihak perusahaan lakukan? Berikut 10 cara yang bisa diambil oleh perusahaan untuk mengakhiri pelecehan seksual di tempat kerja:

1. Rekrut dan promosikan lebih banyak perempuan

Penelitian menunjukkan bahwa perusahaan dengan lebih banyak perempuan dalam manajemen memiliki lebih sedikit pelecehan seksual. Hal ini sebagian dikarenakan pada umumnya pelecehan terjadi ketika laki-laki tertawa bersama dengan perilaku seksual rekan dan atasan mereka.

 

2. Lindungi pekerja, jangan hanya mengurangi kewajiban

Frank Dobbin dan Alexandra Kalev dalam Harvard Business Review menjelaskan, “Pemimpin perusahaan memang memasang prosedur pelatihan dan pengaduan. Mereka puas selama hal itu ada. Namun mereka perlu bertanya apakah program itu bekerja atau tidak.”

 

3. Jangan menghukum mereka yang mengajukan aduan

Sekitar sepertiga orang yang secara resmi mengadu diturunkan pangkatnya, dipecat bahkan diganggu lebih lanjut. Beberapa survei berskala besar menunjukkan orang-orang yang mengajukan aduan jauh lebih mungkin kehilangan pekerjaan daripada mereka yang mengalami tingkat pelecehan serupa dan tidak mengatakan apa-apa.

 

4. Berikan berbagai cara ganti rugi

Banyak tempat kerja telah menyediakan hotline whistleblower yang anonim, sebuah sistem elektronik rahasia, dioperasikan oleh pihak ketiga eksternal, yang memungkinkan karyawan melaporkan pelecehan. Cara ini memberikan ruang bagi para korban untuk berdaya.

 

5. Ambil tanggung jawab sebagai pemimpin

Para CEO harus mengambil sikap yang kuat. Mereka harus berdiri paling depan ketika pelatihan, dan memimpin komite yang bertugas memecahkan masalah. Pelatihan harus diwajibkan untuk semua tingkat manajemen – bukan hanya staf.

 

6. Latih untuk mengubah perilaku, bukan sikap

Penting menanamkan pengetahuan dan keterampilan – misalnya membuat guideline tentang “inilah bentuk pelecehan”; “Inilah yang dapat Anda lakukan jika Anda menyaksikan pelecehan”. Hal ini akan bekerja lebih baik daripada mencoba mengubah sikap. Manajer perlu merasa diri mereka bagian dari solusi.

 

7. Melaksanakan bystander intervention training (BIT)

BIT memberikan peserta kesempatan untuk melihat diri mereka sebagai potensial active bystander yang dapat mengintervensi ketika mereka menyaksikan perilaku yang menyalahgunakan, mengisolasi atau stigmatisasi. Program ini berfokus pada perilaku yang berkaitan dengan kekerasan interpersonal dalam hubungan kerja dan mengetahui tanda-tanda adanya tekanan emosional.

 

8. Beri imbalan kepada manajer dan staf

Sebagian besar perempuan tidak melaporkan pelecehan karena takut adanya pembalasan, atau takut bahwa laporannya tidak akan dianggap serius. Cara untuk memperbaikinya adalah dengan memberi penghargaan kepada manajer jika aduan pelecehan meningkat, setidaknya di awalnya, karena itu berarti karyawan memiliki keyakinan dalam sistem.

 

9. Ambil tindakan disipliner yang kuat terhadap pelanggar

Pada umumnya, departemen HR menganggap aduan pelecehan seksual sebagai contoh manajemen yang buruk atau hambatan interpersonal, bukan sebagai pelanggaran hukum. Perlu ada konsekuensi dan tindak lanjut.

 

10. Put your money where your mouth is

Cerita para pekerja tentang pengalaman pelecehan seksual adalah fondasi penting. Kompilasi dan perkuat gerakan ini dengan data. Seperti yang pernah dikatakan Gloria Steinem, “Anda tidak dapat memberdayakan penyintas tanpa mendengarkan cerita mereka.”

 

Bagaimana dengan perusahaan tempatmu bekerja? Apakah ada cara-cara diatas yang sudah diterapkan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest Stories

Entah

Kerja diusia yang masih sangat muda,membuatku disepelekan. Apa mungkin rekan kerjaku berpikir aku “gampang” karena…
Read more

Cologne

Sexual assault trauma lasts long after the initial shock. I was sexually assaulted when i…
Read more

Dear Parents: Yes, You’re All Responsible

“Tasha, peluk Kevin dong,” My Mother said to me as my Uncle held a camera…
Read more

Antara Manggung dan ‘Hidup’

Jadi gue adalah seorang musisi perempuan yang cukup sering manggung sama band yang cukup terkenal…
Read more

Our Partners

IDC
sinarmas
we act for sdgs
scoop news asia
IBCWE